mwin77.com

Q99Slot.net

Q99bet.net

toge1.com

Rabu, 13 September 2017

Penyamaran Polwan untuk Menangkap Komplotan Pembegal

Penyamaran Polwan untuk Menangkap Komplotan Pembegal

idbreakingnews- Untuk memancing komplotan begal keluar, Penyamaran Polwan untuk Menangkap Komplotan Pembegal sampai akhirnya Polwan tersebut jatuh dari motor dan bergelut dengan dua pelaku karena mempertahankan barang berharganya.

Pembegal yang ditangkap polisi


Kejadian terjadi di Jalan Benteng Jaya atau di belakang Robinson pinggir Sungai Cisadane, Senin 11 September 2017 malam hari. Bripda Nadia berpakaian seperti warga sipil dan mengendarai motor matic serta membawa tas dan sejumlah barang berharga.

Bripda Nadia mengendarai motor seorang diri, di daerah tersebut sangatlah sepi. Bahkan saat kejadian, hanya wanita berambut pendek itu saja yang melintas.

"Saya yakin pelaku pasti akan melancarkan aksinya, riwayatnya kan mereka mengincar wanita yang mengendarai sepeda motor seorang diri. Jadi saya mempersiapkan diri," tutur Nadia.

Benar saja, tak begitu lama, motornya dipepet oleh seorang pria yang juga mengendarai sepeda motor. Dia berusaha merampas semua barang bawaan miliknya.

Nadia pun terjatuh dari motor, tetapi masih sempat menahan pelaku. Nadia akhirnya bergelut dengan pelaku untuk mempertahankan barang miliknya.

Di waktu bersamaan, tim yang juga mengawasi Nadia dari jauh langsung mengamankan pelaku. Pelaku berinisal TF pun tak berkutik. Dia tertangkap basah tengah menjalankan aksinya.

Mempunyai Peran Masing-Masing


Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan mengatakan, pelaku sebenarnya sudah diincar polisi. Sebab, bukan sekali dua kali saja mereka melakukan aksinya, melainkan sudah sering melancarkan aksinya.

Menurut Kapolres, sebelum menangkap TF,  penyidik sudah mengamankan beberapa anggota komplotan perampok tersebut. Yakni SH, AK, dan HD. Dari keterangan yang dihimpun, mereka mengakui sudah 11 kali merampok korban dengan cara serupa, yaitu perempuan seorang diri mengendarai sepeda motor di jalan yang sepi saat malam hari.

"Mereka sudah merampok 11 kali dari 22 Juni sampai 6 September 2017 kemarin. Tujuh kali merampok di Tangerang, empat kali di luar Tangerang," ujar Harry.

Keempat anggota komplotan begal itu memiliki masing-masing peran saat merampok. Tiga orang sebagai spesialis penjambret dan satu lagi menadah hingga mencairkan uang hasil perampokan. Bersama pelaku, turut diamankan alat bukti berupa dua unit sepeda motor dan sejumlah ponsel.

“Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” ujar Harry.
Share:

Agen Judi Online Terpercaya

mwin77.com

Agen Judi Bola dan Casino Online


Q99bet.net

Agen Judi Poker Online Uang Asli

Q99Slot.net

Agen Judi Togel Terpercaya

toge1.com

Blog Archive