Junta Militer Thailand Melarang Pedangang Kaki Lima
idbreakingnews- pedagang kaki lima di Bangkok akan segera
menghilang karena junta militer Thailand melarang Pedagang Kaki Lima dan segala
aktivitas yang berhubungan jual beli di berbagai ruas utama ibu kota.
Menurut AFP via Channel News Asia, kampanye menyingkirkan
pedagang kaki lima di Bangkok menimbulkan gelombang kecaman dan kritik. Selama
ini Bangkok dikenal dengan deretan pedagang kaki lima yang sebagian besar
berjualan makanan.
Menawarkan beragam menu mulai dari semangkuk mi hingga
serangga goreng, pedagang kaki lima di Bangkok kerap dipandang sebagai wadah
sosial. Masyarakat kalangan atas hingga bawah berkumpul di sana, bersama-sama
menikmati wisata kuliner bersama teman dan keluarga, bahkan terkadang bersama
orang-orang asing.
Namun Otoritas Bangkok mencoba menyingkirkan pedagang kaki
lima dengan alasan kebersihan.
"Semua jenis kios, termasuk pakaian, barang-barang
bajakan dan makanan, akan dilarang beroperasi di jalan-jalan utama,"
ucap Wanlop Suwandee, kepala penasihat
gubernur Bangkok kepada AFP, Selasa 18 April 2017.
"Mereka tidak diperbolehkan berjualan di sana untuk
alasan ketertiban dan kesehatan," imbuhnya.
Pedagang kaki lima di Bangkok dinilai sejumlah pihak sebagai
salah satu daya tarik wisatawan. Perputaran uang di sana juga dianggap
berkontribusi terhadap perekonomian Thailand.
"Jika mereka menyingkirkan pedagang, maka akan berimbas
pada bisnis dan daya tarik Khaosan,' tutur Sang Ruangwattanaku, presiden
asosiasi bisnis Jalan Khaosan -- lokasi ternama di kota tua Bangkok.
Terlepas dari protes, otoritas Bangkok menjalankan larangan
tersebut hari ini, dengan klaim para pedagang telah mengotori jalanan dan
mempersempit ruang gerak pejalan kaki. Namun banyak warga lokal dan wisatawan
yang meyakini deretan pedagang kaki lima sebagai bagian dari daya tarik
Bangkok.
Junta Militer Thailand tetap meneruskan kebijakannya,
termasuk beberapa di masa lalu yang tidak populer di tengah masyarakat.
Sejumlah pengamat menilai junta Militer Thailand berusaha menjadikan Bangkok
seperti Singapura, dan membersihkan jalan dari pedagang adalah salah satu
langkah awalnya.







